Bezzecchi & Diggia tak ingin cepat puas usai finis top 10 di Portugal

Jakarta (ANTARA) – Dua pembalap Pertamina Enduro VR46 Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio tidak ingin segera berpuas diri setelah sama-sama mencapai daftar 10 besar pada MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve Portimao, akhir pekan lalu.

Bezzecchi dan Di Giannantonio masing-masing menyelesaikan grand prix kedua musim ini dengan menempati posisi keenam dan kesepuluh.

“Kami telah mengumpulkan banyak informasi dan ini adalah hal yang paling penting. Balapan kali ini tidaklah fantastis, tapi ini merupakan sebuah langkah maju jika dibandingkan dengan Qatar,” ungkap Bezzecchi, dikutip dari keterangan resmi VR46, Rabu.

Memulai balapan dari baris kedua tapi kesulitan di awal balapan, Bezzecchi berhasil menjaga kecepatan dan bangkit dari posisi ke-12, sehingga mencatatkan hasil terbaiknya musim ini sejauh ini, yaitu 12 poin di klasemen sementara.

“Saya berhasil melakukan beberapa lap dengan baik, bukan pada level pembalap terkuat, tapi kepercayaan diri saya terhadap motor telah meningkat,” ujar dia.

Baca juga: Bastianini sebut capaiannya di MotoGP Portugal sesuatu yang istimewa

Di sisi lain, Di Giannantonino juga mampu bangkit kembali dengan baik hingga batas 10 besar setelah akhir pekan yang lebih rumit dari yang diperkirakan. Ia mengumpulkan 15 poin di klasemen sementara.

“Saya tidak terlalu senang dengan balapan ini, tentu saja potensi yang bisa kami ekspresikan hari ini jauh lebih tinggi, tetapi kami membuat kesalahan yang riskan bagi pemulihan kami,” kata Di Giannantonio.

Di sisi lain, Manajer Tim VR46 Pablo Nieto menilai kedua pembalap Italia tersebut telah melakukan pekerjaan yang lebih baik jika dibandingkan dengan grand prix pembuka di Qatar.

Meski demikian, Nieto mengatakan masih ada ruang yang besar bagi kedua pembalapnya bersama tim untuk membuka potensi mereka pada seri-seri selanjutnya musim ini.

“Marco belum sepenuhnya nyaman dengan motornya, tapi ia telah membuat langkah maju yang besar dan kembali kompetitif,” kata Nieto.

“Fabio juga melakukannya dengan baik, mungkin untuk pertama kalinya sejak dia berada di tim ini dia berjuang lebih dari yang diharapkan, dan dia terus bekerja dengan kru,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, seri ketiga MotoGP 2024 akan bergulir di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, pada 12-15 April.

Baca juga: Bezzecchi akui bingung dengan performa motor di Sprint MotoGP Portugal

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *