Presiden apresiasi perjuangan Tim Garuda melawan Irak di Piala Asia

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi perjuangan para penggawa tim nasional sepak bola Indonesia ketika bertanding melawan timnas Irak pada pergelaran Piala Asia AFC 2023 yang digelar di Qatar, Senin (15/1).

Meskipun kalah 1-3 dari Irak, Presiden Jokowi menilai timnas Indonesia sudah tampil baik.

“Saya melihat kemarin mainnya juga sangat bagus, tetapi ya bola itu bundar, kadang menang, bisa juga kalah. Biasa dalam sepak bola,” ujar dia kepada wartawan di sela-sela kegiatannya di Ibu Kota Nusantara, Rabu, seperti disampaikan Biro Pers Sekretariat Presiden.

Menurut Presiden Jokowi, untuk membangun sebuah tim yang baik itu diperlukan waktu. Ia pun mengapresiasi timnas Indonesia yang beranggotakan banyak pemain muda sehingga baik untuk jangka menengah hingga panjang.

“Yang kita senang tim kemarin itu kita adalah rata-rata usia itu paling muda dari Indonesia karena di bawah 24 tahun. Saya kira bagus sekali dalam jangka menengah dan panjang,” tutur Presiden Jokowi.

Baca juga: Marselino jadi pencetak gol termuda keempat Piala Asia mulai abad 21

Sebelumnya, pada laga melawan Irak di Stadion Ahmad Bin Ali, Al Rayyan, Qatar, Senin malam, timnas Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-3.

Irak unggul melalui gol yang dicetak oleh Mohamad Ali pada menit ke-17.

Pasukan Garuda berhasil membalas setelah Marselino Ferdinan menjebol gawang Irak pada menit ke-36. Namun, Irak kembali unggul setelah Oshama Rashid mencetak gol di penghujung babak pertama.

Di babak kedua, Irak memperlebar keunggulan melalui gol yang dicetak Aymen Hussein pada menit ke-75. Skor 3-1 untuk kemenangan Irak bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Dengan hasil tersebut, Indonesia untuk sementara berada di peringkat keempat klasemen grup D. Indonesia akan melawan Vietnam pada pertandingan berikutnya.

Baca juga: Shayne Pattynama bertekad jemput kemenangan pertama saat lawan Vietnam

Baca juga: Garuda yang takluk oleh fisik Singa Mesopotomia dan kontroversi VAR

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Teguh Handoko
Copyright © ANTARA 2024

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *