Lorenzo sebut Acosta miliki bakat besar sebagai pembalap muda

Jakarta (ANTARA) – Legenda MotoGP Jorge Lorenzo menilai Pedro Acosta merupakan salah satu pembalap muda yang memiliki talenta besar saat ini.

Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, Acosta sudah mengoleksi dua gelar juara dunia Moto3 dan Moto2 serta naik ke kelas premier.

“Itu ‘brutal’. Tidak ada kata-kata yang pas untuk mendeskripsikan apa yang telah dilakukan oleh Pedro Acosta selama tiga tahun ini,” ungkap Lorenzo, dikutip dari keterangan resmi MotoGP, Selasa.

Adapun Acosta hanya berkompetisi dalam tiga musim grand prix dan memiliki lonjakan karier yang tergolong sangat cepat. Ia adalah satu-satunya pembalap yang mampu melakukan hal tersebut, bahkan Marc Marquez, Valentino Rossi, Dani Pedrosa, Casey Stoner, dan Lorenzo tidak memiliki prestasi serupa.

“Tahun lalu dia tidak bertarung untuk Moto2 karena cedera yang dia alami, tapi saya yakin dia sudah ditakdirkan untuk menjadi seorang juara dunia. Ia sudah juara di Moto3 dan Moto2, tidak menutup kemungkinan untuknya di kelas MotoGP,” kata Lorenzo.

Juara dunia lima kali itu menilai, talenta seperti Acosta tidak sering muncul di olahraga balap motor ini. Lorenzo mengatakan pembalap muda itu sudah memiliki segala hal yang diperlukan untuk menempanya sebagai seorang juara dunia suatu hari nanti.

“Dia benar-benar memiliki segalanya. Dia punya bakat, dia disiplin, dia bekerja keras, dia mendorong dirinya sendiri, dia memenangkan perlombaan seolah-olah itu hal yang normal,” kata Lorenzo.

“Dia memiliki ambisi yang besar. Namun, ia adalah orang yang sangat baik, rendah hati, natural, lucu, semua orang menyukainya… Dia memiliki semuanya,” ujarnya menambahkan.

Baca juga: Pedro Acosta tak sabar untuk debut di MotoGP tahun 2024

Di sisi lain, legenda MotoGP lainnya Alex Criville mengatakan terkesan dengan penampilan Acosta sejauh ini.

“Ia sudah dua kali menjadi juara dunia dan juga merupakan juara termuda dalam sejarah Moto2. Hasil yang ia peroleh itu sangat jelas. Namun, saya yakin di baliknya ada pengorbanan, tekad, bakat, dan latihan, dan latihan lagi,” kata Criville.

“Karakternya, kerendahan hatinya, dan keinginan besar untuk belajar dalam situasi apa pun akan membawanya lebih jauh, karena ini sudah terbukti mengantarkannya ke tempatnya yang sekarang,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Acosta akan melakoni debutnya di kelas MotoGP tahun depan bersama GASGAS Factory Racing Tech3.

Baca juga: Dua kali juara dunia, Bagnaia terima penghargaan FIM Awards 2023

Baca juga: Marquez sukses jalani operasi lengan kanan usai uji coba di Valencia

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *