Statistik Grand Prix Belanda di Zandvoort

Jakarta (ANTARA) – Kompetisi balap mobil Formula 1 kembali setelah jeda musim panas tahun ini di Sirkuit Zandvoort, untuk Grand Prix Belanda yang akan bergulir pada akhir pekan ini.

Dikutip dari statistik resmi, Jumat, Zandvoort merupakan salah satu sirkuit yang paling menantang di kalender tahunan Formula 1.

Zandvoort memiliki lintasan yang sempit dengan jalanannya yang pendek, sehingga memberikan nilai tambah bagi hiburan para penonton dan pembalap di balik kemudi. Selain itu, terdapat cukup banyak jebakan kerikil di atas sirkuit sehingga pembalap harus mengurangi melakukan kesalahan sendiri.

Sirkuit ini memiliki Tikungan 1 dan Tikungan 7 yang menjadi ciri khas bagi para pembalap dan penggemar. Tikungan 1 dijuluki sebagai “Tarzan Corner”, sementara Putaran 7 dijuluki “Scheivlak”.

Julukan tersebut mengacu pada mitologi atau cerita populer di area lintasan tersebut, dimana Tikungan 1 disebut merupakan cerita dari seorang petani Belanda yang dijuluki “Tarzan”, menolak menjual kebun tomatnya untuk digunakan sebagai lintasan kecuali salah satu tikungannya diberi nama atas dirinya.

Baca juga: Alonso sebut Aston Martin bawa perubahan baru untuk GP Belanda

Sementara, “Scheivlak” adalah kata dalam bahasa Belanda yang secara kasar diterjemahkan “perbatasan”. Sebelum pembangunan lintasan, area ini menandai sisi mana yang merupakan lahan publik atau pribadi.

Selain itu, ada Tikungan 3 dan Tikungan 14 yang juga menuntut keandalan dan kecepatan para pembalap untuk meraih kemenangan di Zandvoort.

Sirkuit Zandvoort

Panjang lintasan: 4,259 km

Rekor lap: 1:11,097 (Lewis Hamilton, Mercedes, 2021)

Jarak balapan: 72 putaran atau 306,648 km

Pemenang GP Belanda 2022: Max Vertsappen (Red Bull)

Lap tercepat 2022: Max Verstappen (Red Bull, 1:13.652)

Pole position 2022: Max Verstappen

Verstappen sepertinya berusaha untuk mengulangi kesuksesannya di kampung halamannya di Belanda, sekaligus memperpanjang keunggulan di klasemen kejuaraan serta menambah rentetan kemenangan beruntunnya musim ini.

Baca juga: Verstappen tak terkejut dengan peningkatan performa McLaren

Jika ia berhasil memenangkan GP Belanda, maka ini akan menjadi kemenangan kesembilannya secara berturut-turut pada Formula 1 musim 2023. Sementara, Red Bull, akan meraih kemenangan ke-13 secara runtut dan telah melewati rekor McLaren dengan 11 kemenangan berturut-turut di tahun 1988.

“Kami akan melakukan hal yang sama, memiliki tujuan yang sama. Dan, sirkuit ini akan menjadi cukup rumit dan tidak dapat diprediksi. Namun, kami memiliki mobil yang cepat, dan kami akan berusaha maksimal untuk meraih akhir pekan yang kuat,” kata Verstappen, dikutip dari keterangan resmi F1.

“Kami ingin menang di sini, dan ini adalah tempat favorit saya untuk meraih kemenangan. Rasanya selalu spesial jika berhasil menang di sini, jadi, itu adalah target saya di akhir pekan ini,” imbuhnya.

Baca juga: Ricciardo sebut kesiapan fisik jadi kunci untuk hadapi GP Belanda

Baca juga: Leclerc akui Ferrari ubah target setelah awal musim yang sulit

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *