Parah, Juventus Merugi Hingga Rp1,6 Triliun
Berita Bola Eropa Seputar Sepak Bola

Parah, Juventus Merugi Hingga Rp1,6 Triliun

Advertisement
QQRoyal Judi Slot & Casino Online Terpercaya di Asia
Advertisement
Ultra88 Judi Slot dan Casino Online Terpercaya di Asia
Advertisement
Q11Bet Judi Casino IDNLive & Live Poker Terpercaya Asia
Advertisement
Royal188Bet Judi Slot & Casino Online Terpercaya Asia
Advertisement
Situs Judi Bola 88 Online, Judi Dadu Online Uang Asli | Go88Bet
Advertisement
Poker365 Situs Domino Ceme dan Poker Online Terpercaya

Parah, Juventus Merugi Hingga Rp1,6 Triliun

BeritaSport – Pandemi Covid-19 memang membuat banyak klub raksasa merugi. Juventus, yang sukses menjuarai Serie A pada musim lalu, membeberkan laporan keuangan mereka yang mengalami kerugian sebesar Rp1,6 Triliun atau 89,7 juta euro.

Hal sama juga pernah dirasakan oleh raksasa Spanyol, Barcelona. Pada laporannya, mereka menutup musim 2019/20 dengan total kerugian mencapai Rp1,7 Triliun atau setara dengan 97 juta euro.

Bedanya laporan kerugian Juventus pada musim 2018/19 senilai Rp688 Miliar setara 39,9 juta euro. Sehingga hitungan bersih, klub berjuluk Bianconeri tersebut merugi hingga Rp859 Miliar atau senilai 49,8 juta euro pada musim 2019/20.

Walaupun demikian, angka kerugian tersebut tidak bisa dikatakan sedikit. Sebab besar kemungkinan permasalahan ini disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang membuat aktivitas sepak bola berhentu selama beberapa bulan.

Juventus Rugi Rp1,6 Triliun

Laporan keuangan tersebut disampaikan melalui sebuah pernyataan yang dirilis oleh pihak klub pasca rapat tahunan pemegang saham. Pernyataan tersebut diketahui dikabarkan pada hari Kamis (15/10/2020) kemarin.

Rapat pemegang saham yang menerima pernyataan finansial pada 30 Juni 2020, yang ditutup dengan kerugian hingga 89,7 juta euro yang 39,9 juta euro di antaranya mengacu ke tahun finansial 2018/19.

Rencana Berantakan Akibat Covid-19

Pada hari yang sama Andrea Agnelli selaku presiden juga muncul untuk memberikan pidatonya. Ia mengklain kalau Juventus memiliki rencana bisnis yang ingin dilakukan pada tahun ini tetapi terhalang oleh pandemi.

Pada Januari kemarin kami meluncurkan peningkatan modal sebesar 300 juta euro yang memiliki tiga tujuan yaitu, mempertahankan daya saing olahraga, meningkatkan visibilitas merek dan juga rencana investasi jangka menengah, serta konsolidasi keuangan, ucapnya dikutip dari Berita Sport.

Tapi kami malah menggunakan uang tersebut dengan cara yang tidak kami harapkan karena pandemi Covid-19, tutup Agnelli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *