Massimiliano Allegri : Cristiano Ronaldo Saja Tidak Cukup
Berita Bola Eropa Seputar Sepak Bola

Massimiliano Allegri : Cristiano Ronaldo Saja Tidak Cukup

Advertisement
QQRoyal Judi Slot & Casino Online Terpercaya di Asia
Advertisement
Ultra88 Judi Slot dan Casino Online Terpercaya di Asia
Advertisement
Q11Bet Judi Casino IDNLive & Live Poker Terpercaya Asia
Advertisement
Royal188Bet Judi Slot & Casino Online Terpercaya Asia
Advertisement
Situs Judi Bola 88 Online, Judi Dadu Online Uang Asli | Go88Bet
Advertisement
Poker365 Situs Domino Ceme dan Poker Online Terpercaya

Massimiliano Allegri: Cristiano Ronaldo Saja Tidak Cukup

BeritaSport – Ronaldo selalu mencetak gol dalam dua pertemuan kontra Ajax, tapi Juventus tetap tersingkir dari Liga Champions.
Pelatih Juventus Massimiliano Allegri menjelaskan sejumlah faktor yang membuat timnya tersingkir dari perempat-final Liga Champions di tangan tim kejutan Ajax Amsterdam.

Salah satunya adalah adanya sejumlah pemain yang tidak fit. Seperti diketahui, pemain seperti Giorgio Chiellini dan Douglas Costa tidak bisa berpartisipasi kontra Ajax karena cedera. Kehadiran Cristiano Ronaldo saja, menurut Allegri, tidak cukup untuk memberikan hasil yang diinginkan

Seperti diketahui, Ronaldo memang selalu mencetak gol kontra Ajax, baik di leg pertama maupun di leg kedua. Meski begitu, Juventus tetap tersisih dengan skor agregat 3-2.

“Ronaldo telah memberikan banyak kontribusi bagi kami di musim ini. Tetapi ketika Anda mencapai perempat-final, Anda membutuhkan semua pemain,” kata Allegri selepas timnya bertekuk lutut 2-1 dari Ajax dalam leg kedua di Turin, Rabu (17/4) dini hari WIB.

“Saya selalu mengatakan, untuk memenangkan Liga Champions, Anda harus mencapai level tertentu dalam hal performa dan kondisi fisik. Belakangan ini, kami berada dalam situasi darurat.”

“Hari ini, kami kehilangan empat sampai lima pemain. Daniele Rugani and Leonardo Bonucci bermain bagus selama 50 menit, lalu setelahnya kami kehilangan kekompakan. Ajax pun mendapat keuntungan.”

Selain itu, Allegri juga menyoroti ketidakmampuan para pemainnya memperhatikan detail-detail kecil dalam pertandingan. Akibatnya, Ajax leluasa mencetak gol.

“Matthijs de Ligt harusnya dijaga penuh, tapi dia bisa terbebas [dan mencetak gol kemenangan]. Detail seperti ini jadi pembeda. Kami kebobolan tiga gol dari Ajax. Dua setengah gol dari mereka merupakan hadiah dari kami,” sesalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *