Man City atau Liverpool Akan Menjadi Tim Bernasib Paling Tragis
Berita Bola Eropa

Man City atau Liverpool Akan Menjadi Tim Bernasib Paling Tragis

Advertisement
QQRoyal Judi Slot & Casino Online Terpercaya di Asia
Advertisement
Ultra88 Judi Slot dan Casino Online Terpercaya di Asia
Advertisement
Q11Bet Judi Casino IDNLive & Live Poker Terpercaya Asia
Advertisement
Royal188Bet Judi Slot & Casino Online Terpercaya Asia
Advertisement
Situs Judi Bola 88 Online, Judi Dadu Online Uang Asli | Go88Bet
Advertisement
Poker365 Situs Domino Ceme dan Poker Online Terpercaya

Man City atau Liverpool Akan Menjadi Tim Bernasib Paling Tragis

BeritaSport – Manchester City atau Liverpool akan jadi tim dengan nasib paling tragis sepanjang sejarah Liga Inggris di akhir musim nanti.

Musim ini, Manchester City dan Liverpool jadi dua tim terbaik dengan penampilan yang luar biasa. Mereka mampu unggul jauh dari pesaing-pesaingnya.

Manchester City mengoleksi 92 poin, hanya berjarak satu angka dari Liverpool. Mereka unggul 20 poin lebih dari tim peringkat ketiga, Tottenham Hotspur.

Performa Manchester City dan Liverpool memang tak bisa dibandingkan dengan 18 tim lainnya. Manchester City membukukan 90 gol dan kebobolan 22 gol. Liverpool menorehkan 84 gol dan kebobolan 20 gol. The Citizens jadi tim tersubur sedangkan Liverpool jadi tim dengan lini pertahanan paling solid.

Selisih gol yang diciptakan Manchester City (+68) dan Liverpool (+64) unggul jauh dari tim-tim lainnya. Tottenham Hotspur sebagai tim terbaik ketiga hanya mencatat selisih gol sebesar +29.

Namun di balik kegemilangan Manchester City dan Liverpool, salah satu mereka bakal mengecap status sebagai tim dengan nasib paling tragis sepanjang sejarah Liga Inggris.

Pasalnya, Manchester City dan Liverpool berhasil mencatatkan rekor dan untuk pertama kalinya sepanjang sejarah Liga Primer Inggris ada dua tim yang mampu mencatat lebih dari 90 poin di musim yang sama.

Dari sejarah Liga Inggris keseluruhan, ada Arsenal dan Leeds yang juga bersaing ketat di musim 1970/1971. Saat itu poin mereka di akhir musim adalah 94 (Arsenal) dan 91 (Leeds), bila nilai kemenangan musim itu dikonversi jadi tiga poin.

Dengan dua laga tersisa, maka Manchester City dan Liverpool berpeluang untuk menambah lebih banyak di pengujung musim.

Namun di sisi lain, salah satu dari Manchester City atau Liverpool bakal menerima nasib pahit karena menjadi runner up dengan catatan poin tertinggi dalam sejarah Liga Inggris.

Manajer Manchester City Pep Guardiola sudah sempat menyatakan bahwa penampilan Manchester City dan Liverpool sama-sama luar biasa musim ini. Guardiola juga menekankan bahwa perolehan yang didapat Man City dan Liverpool saat ini biasanya sudah mengantar sebuah tim jadi juara di musim normal.

Dua laga tersisa Manchester City adalah menghadapi Leicester City (kandang) dan Brighton&Hove Albion (tandang). Sedangkan dua laga tersisa Liverpool adalah lawan Newcastle (tandang) dan Wolverhampton Wanderers (kandang).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *