Alasan Sarri Menarik Keluar Ronaldo Ketika Juventus VS AC Milan
Berita Bola Eropa Liga Italia Seputar Sepak Bola

Alasan Sarri Menarik Keluar Ronaldo Ketika Juventus VS AC Milan

Advertisement
QQRoyal Judi Slot & Casino Online Terpercaya di Asia
Advertisement
Ultra88 Judi Slot dan Casino Online Terpercaya di Asia
Advertisement
Q11Bet Judi Casino IDNLive & Live Poker Terpercaya Asia
Advertisement
Royal188Bet Judi Slot & Casino Online Terpercaya Asia
Advertisement
Situs Judi Bola 88 Online, Judi Dadu Online Uang Asli | Go88Bet

Alasan Sarri Menarik Keluar Ronaldo Ketika Juventus VS AC Milan

Beritasport – Keputusan Maurizio Sarri menarik keluar Ronaldo dari lapangan saat Juventus sedang bertanding melawan AC Milan masih berlangsung 55 menit menjadi sebuah hal yang sangat mengejutkan.

Saari selaku pelatih Juventus menarik keluar Ronaldo dan menggantikannya dengan Paulo Dybala pada laga berlangsung di Allianz Stadium, Turin.

Pemain megabintang ini tampang tidak senang dengan keputusan Sarri. Ronaldo langsung pergi ke lorong menuju kamar ganti setelah ditarik keluar.

Alasan Sarri Menarik Keluar Ronaldo Ketika Juventus VS AC Milan

Keputusan Sarri memang tidaklah keliru karena Dyabala sukses menjadi penentu kemenangan Juventus melalui golnya di menit ke 77.

Namun, keputusan Sarri jelas mengundang banyak tanda tanya banyak orang. Karena, selama ini Juventus tidak pernah menarik keluar Ronaldo pada waktu yang cepat ini.

Saat konferensi dilangsungkan, Sarri menyatakan bahwa keputusannya itu menarik keluar Ronaldo pada menit ke 55 murni didasari oleh fisik pemain yang tidak memungkinkan.

“Kami harus berterima kasih kepada Ronaldo, karena dia sudah berkorban untuk tampil pada malam ini dalam situasi yang sangat sulit,” ujar Saari yang dikutip dari Berita Sport.

“Dia melakukan segala hal yang mungkin dilakukan, tetapi saya lihat dia tidaklah fit pada saat itu, dan saya kira keputusan terbaik adalah menariknya keluar,” kata Sarri.

Terkait reaksi kekecewaan Ronaldo yang ditarik keluar, Sarri mewajarkan hal itu.

Sarri menyebut Ronaldo sebagai sosok pekerja keras, sehingga wajar saja dia akan sangat kecewa saat situasi tidak berjalan sesuai harapannya.

“Selama sebulan terkahir, dia memiliki masalah dilutu. Ia mengalami benturaan saat latihan dan itu mempengaruhi ligamennya,” kata Sarri.

“Kektika dia berlatih atau bermain dengan intensitas yang tinggi, tentu hal itu akan membuatnya tidak seimbang, dan itu bisa merusak otot betis dan pahanya,”

Lebih lanjut lagi, Sarri pun menilai masalah di lutut itu membuat performa Ronaldo tidak optimal.

“Semua pemain yang berusaha memberikan penampilan terbaik, setidaknya kesal selama 5 menit jika mereka diganti.”

“Tetapi, secara umumnya, pelatih terlalu khawatir jika seorang pemain tidak tampak kesal,” kata Sarri.

Dimusim ini, Ronaldo sudah tampil dalam 10 pertandingan Liga Italia, dan 4 laga di ajang Liga Champions.

Dari semua penampilannya tersebut, Ronaldo sudah mengoleksi 6 gol dan 2 assist.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *