Alasan Jurgen Klopp Tak Lagi Senang Dengan Kemenangan Liverpool
Berita Bola Eropa Seputar Sepak Bola

Alasan Jurgen Klopp Tak Lagi Senang Dengan Kemenangan Liverpool

Advertisement
QQRoyal Judi Slot & Casino Online Terpercaya di Asia
Advertisement
Ultra88 Judi Slot dan Casino Online Terpercaya di Asia
Advertisement
Q11Bet Judi Casino IDNLive & Live Poker Terpercaya Asia
Advertisement
Royal188Bet Judi Slot & Casino Online Terpercaya Asia
Advertisement
Situs Judi Bola 88 Online, Judi Dadu Online Uang Asli | Go88Bet
Advertisement
Poker365 Situs Domino Ceme dan Poker Online Terpercaya

Alasan Jurgen Klopp Tak Lagi Senang Dengan Kemenangan Liverpool

BeritaSport – Liverpool berhasil menjaga laju positif mereka di Premier League 2019/20 ini dengan mengalahkan Newcastle 3-1 pada pekan kelima, Sabtu (14/9/2019) malam WIB. Sang pelatih, Jurgen Klopp mengaku puas dengan penampilan timnya.

The Reds sempat dikejutkan dengan gol Jetro Willems di menit ke-7. Kebobolan gol cepat itu bisa jadi masalah besar, tapi untungnya Liverpool mampu merespons dengan baik. Reaksi skuad Liverpool ini seharusnya memuaskan.

Biar begitu, anehnya Klopp merasa tidak ada yang spesial dengan reaksi skuadnya. Benar, di puas dengan kemenangan itu, tapi tidak ada yang istimewa ketika Liverpool membalikkan keadaan dari 0-1 menjadi 3-1.

Bagi Klopp, membalikkan kedudukan merupakan kewajiban jika Liverpool benar ingin meraih trofi musim ini. Dia tahu Liverpool harus menemukan cara meraih poin penuh meski tidak tampil terlalu baik.

“Saya tidak terlalu senang dengan itu (comeback), sebab saya kira memang itulah tugas kami. Kami tidak boleh hanya memberikan performa terbaik pada hari-hari terbaik kami,” buka Klopp di Liverpoolfc.com.

“Pada hari biasa, Anda masih harus menang. Kami harus belajar dari pertandingan, begitulah adanya. Tantangan utama setelah jeda internasional selalu tentang menemukan ritme lagi.”

Singkatnya, Klopp mengakui permainan Liverpool tak maksimal karena ritme yang dirusak oleh jeda internasional. Kini, mereka hanya perlu melewati beberapa sesi latihan dan pertandingan untuk mencapai level tinggi itu lagi.

“Jelas, sebelumnya kami punya ritme itu, tetapi para pemain harus membela negara-negara berbeda dengan cara berbeda. Lalu, kami hanya punya waktu satu setengah hari untuk menyelesaikan masalah itu, jelas itu tidak cukup,” sambung Klopp.

“Kami harus melakukannya, tapi kami butuh waktu lebih lama. Ini tidak semudah kami mencetak gol 1-0 lalu ritme itu kembali. Selama kami tidak kebobolan, akan selalu ada kesempatan kami untuk kembali ke permainan terbaik kami,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *